Tuesday, July 26, 2016

Kerja Praktik Hari Ke-2, Selasa | 26 Juli 2016



     Hari kedua KP (Kerja Praktik) di Radar Media Surabaya kami masih melanjutkan melayout halaman koran yang sudah ada yang merupakan tugas yang diberikan pak Nuryono. Di hari tersebut kebetulan pimpinan divisi layout, Pak Nuryono sedang libur, jadi kami berdua hanya bisa mengerjakan dan melanjutkan sendiri pekerjaan kami. Selain melanjutkan desain layout bagian lainnya, kami juga mengecek kembali hasil pekerjaan kami di hari pertama dari mulai pengaturan grid dan ukuran-ukurannya. Kami juga belajar untuk memasukkan gambar dan mengaturnya pada halaman indesign dengan melakukan Ctrl+D. Selain itu juga mencoba untuk memasukkan teks. 

Berikut hasil  coba-coba saya

 




Monday, July 25, 2016

Kerja Praktik Hari Ke-1, senin | 25 Juli 2016


      Libur semester 4 ini memang sengaja digunakan untuk KP (Kerja Praktik). PENS, terutama departemen jurusan saya Multimedia Broadcasting memberikan waktu satu bulan untuk melakukan KP (Kerja Praktik). Saya dan ketiga teman saya yang lain sepakat untuk sama-sama mengajukan proposal KP di PT RADAR MEDIA SURABAYA. Alasan kenapa saya memilih di sana ialah karena saya pribadi ingin tahu bagaimana sebuah berita pada media cetak (koran) dari mulai mencari berita sampai berita tesebut siap untuk di terbitkan. Alhasil kami berempat mengajukan proposal yang atas persetujuan kampus akhirnya pihak radar pun menerima, Alhamdulilah.

     Jadwal KP dari mulai 25 Agustus-19 Juli 2016. Sebelum tanggal 25 kami datang ke Radar dan menemui bapak Wijayanto selaku direktur Radar untuk membicarakan seputar jadwal KP, divisi apa yang ingin dimasuki dan juga lain-lain seputar kepentingan kami. Disana kami mengajukan untuk bisa KP (Kerja Praktik) pada divisi wartawan dan penataan layout halaman dari Radar Surabaya. Setelah sepakat kami berempat dipisah menjadi dua kelompok. Dua orang di dua minggu pertama pada divisi layout dan dua orang lainnya pada divisi jurnalistik. Dua minggu berikutnya bergantian. Dan kebetulan pada dua minggu pertama saya ada pada divisi layout, yaitu belajar melayout halaman dari koran Radar. Dengan dibantu oleh bapak Nuryono selaku pimpinan divisi layout, saya dan seorang teman saya belajar.

     Di hari pertama KP (Kerja Praktik) di Radar Media Surabaya, saya diminta oleh Pak Nuryono untuk membuat kepala dari halaman depan Radar Surabaya dengan meniru dari sebuah koran yang sudah jadi. kepala dari halaman Radar surabaya seperti indexs, logo Radar surabaya, hari dan tanggal terbit, harga dan waktu cina. Penataan layout dari bagian-bagian diatas harus sesuai dengan aturan Radar Surabaya. Kami menggunakan penggaris untuk mengukur jarak antara satu dengan lainnya. Sebelumnya bapak Nuryono selaku pimpinan divisi layout di Radar Media Surabaya dan sekaligus pembimbing saya, memberikan ketentuan panjang lebar, banyak kolom serta margin standart untuk Radar Media Surabaya yaitu untuk panjang lebar ialah 335x550 mm, banyak kolom 7, sedangkan untuk margin atas bawah kanan kiri masing-masing sebesar 20 mm. Selain penataan kepala halaman pertama Radar Surabaya, kami juga diminta untuk membuat penataan rubrik isoo ae dan rujak cingur yang menjadi rubrik khas Radar Surabaya, dimana letak dari kedua rubrik tersebut selalu sama.

     Berikut hasil dari penataan layout kepala dari halaman pertama Radar Surabaya






MATERI KILAT

·         Bahwa setiap koran mempunyai standart masing-masing, untuk Radar Media Surabaya yaitu : panjang lebar 330x550 mm, 7 kolom dan margin atas bawah kanan kiri masing-masing 20 mm.

·         Desain layout untuk hari ini tidak boleh sama dengan hari berikutnya, supaya pembaca tidak bosan dan jenuh. Tata letak layout dari masing-masing bagian dipindah pindah dan di atur sekreatif mungkin agar pembaca senang dan tertarik. Namun selain itu terkadang ada beberapa rubrik yang tata letaknya sengaja tidak dirubah, yaitu misal rubrik isoooae dan rujak cingur yang menjadi ciri khas dari Radar Media Surabaya.

·         Rubrik isoooae merupakan sebuah konten yang menjadi ciri khas dari Radar Media Surabaya. Dimana rubrik ini khusus membahas seputar perceraian dengan sebab yang unik. Misal “perceraian yang disebabkan karena istri yang menghabiskan harta untuk menghidupi brondong-brondong”. Dalam rubrik yang dimuat di Radar ini, sengaja dikemas semenarik mungkin sekreatif mungkin. Yaitu dengan menyertakan gambar grafis ilustrasi dan juga identitas dari pelaku disamarkan. Untuk mendapatkan berita-berita seputar perceraian dengan sebab yang unik ini, biasanya ada beberapa crew yang memang sengaja dekat dengan seorang pengacara yang bisa menggali informasi dari si pengacara tersebut. Atau biasanya langsung turun dan mencari berita di pengadilan.

·         Rubrik rujak cingur merupakan salah satu rubrik khasnya Radar Media Surabaya, dimana rubrik ini merupakan sebuah rubrik yang berisi pantun nasehat seputar kejahatan kriminal.

·         Selain rubrik isooae dan rujak cingur, ada juga rubrik yang disebut rubrik FENOMENA. Rubrik fenomena merupakan rubrik yang memuat sebuah topik yang biasanya ada kelanjutan di halaman berikutnya. Mengapa demikian? Karena topik atau permasalahan yang dibahas sangat fenomenal dan biasanya buming pada masa itu.

·         Foto paling besar disebuah halaman koran disebut foto A. Namun, foto A belum tentu HL (Head Line). Head line biasanya diletakkan sebagai berita utama. Bahkan head line pun fotonya belum tentu foto A.

·         Untuk menyusun sebuah berita, yang paling utama ialah harus mengenal yang namanya 5W+1H. Yaitu what, when, who, where why dan how. Dimana urutan dari elemen-elemen 5W+1H tersebut berbeda-beda tergantung pada apa yang paling pokok disampaikan utama. Misal terdapat suatu berita mengenai terjadi kecelakan di jalan sudirman antara pengemudi motor dan bus. Makan what yang didahulukan dan seterusnya. Hal tersebut juga sering dikenal dengan istilah piramida terbalik, dimana bagian yang kerucut diletakkan pada posisi bawah dan bagian yang melebar di bagian atas.

·          





Wednesday, May 11, 2016

Praktikum 10 Animasi 3D - Membuat Aset Sekunder (Capsule) part 2

TUJUAN


Praktikum ini bertujuan untuk mengenal contoh kombinasi kreatif antara cloner dan spline wrap.

ALAT

Cinema 4D R16

BAHAN

Hasil praktikum sebelumnya

DASAR TEORI

Fungsi cloner ialah untuk menduplikasi atau menggandakan suatu objek. suatu objek yang awalnya tunggal kemudia di cloner menjadi beberapa sesuai dengan kebutuhan. Untuk bisa mengaktifkan cloner maka pilih pada baris menu MoGraph kemudian pilih cloner. dan pada menu layer jadikan objek yang akan di cloner menjadi bagian dari atau child dari cloner.
Fungsi spline wrap ialah untuk mengarahkan suatu objek agar membentuk suatu garis atau lintasan sesuai dengan yang kita inginkan. kita bisa menggunakan pedoman atau acuan suatu garis yang membentuk suatu bentuk tertentu tertentu agar objek yang semula hanya berupa urutan sejajar akan membentuk mengikuti acuan garis yang sudah kita tentukan sebelumnya.Cara menggunakan cloner pada cloner ialah pertama dengan mengaktifkan cloner lagi pada main menu MoGraph, kemudian cloner sebelumnya dijadikan sebagai bagaian atau child dari cloner yang baru. kemudian aktifkan render instances untuk menampilkan hasil cloner pada cloner, kemudian tentukan jumlah cloner dan atur posisi pada sumbu x y z yang sesuai dengan kebutuhan.


TUGAS PRAKTIKUM


Tirukan petunjuk praktikum yang diberikan


HASIL PRAKTIKUM


1. Duplikat objek menggunakan cloner



2. Mengubah bentuk menggunakan spline wrap



3. Menduplikat cloner menggunakan cloner





KESIMPULAN


Pada praktikum kali ini yaitu membuat asset sekunder capsule dengan menggunakan cloner pada cloner pertama ialah dengan menyelesaikan satu objek tunggal kemudian di cloner menjadi beberapa sehingga membentuk suatu bentuk yang diinginkan, dalam hal ini ialah membentuk lingkaran dengan menggunakan spline wrap. kemudian hasilnya akan di cloner lagi hingga membentuk seperti tabung atau bisa disebut capsule.

REFERENSI
http://www.mohhasbias.com/prak-10-membuat-aset-sekunder-capsule-part2/

Wednesday, May 4, 2016

Praktikum 9 Animasi 3D - Membuat Aset Sekunder (Capsule)

TUJUAN

Praktikum ini bertujuan untuk mengenal teknik 3D modeling yaitu Polygon Modeling

ALAT

Cinema 4D R16

BAHAN

tanpa bahan

DASAR TEORI

Polygon modelling merupakan teknik modeling 3ds max yang paling banyak digunakan. Hal ini karena teknik ini simple, mudah dipelajari, dan cepat dalam membuat sebuah model. Polygonal modeling disebut juga dengan sculpting (memahat) karena proses/hasil dari teknik ini menyerupai memahat atau pahatan. Teknik ini paling banyak digunakan oleh modeller karena relatif mudah, simple, cepat dalam pengerjaannya dan tidak membutuhkan resource komputer yang besar. Teknik polygonal modeling ini lazimnya adalah menggunakan obyek dasar pada standar primitives geometry dan kemudian dimodifikasi menjadi obyek yang diinginkan. Untuk memulai teknik ini obyek standar pada primitive geometry terlebih dahulu dikonversi menjadi editable mesh atau editable poly dan kemudian dengan memanipulasi atau editing pada vertex, edge, face, poly, border, atau element dapat digunakan untuk membuat model yang sangat kompleks sesuai kebutuhan dengan relatif cepat.
Subdivision Surface merupakan teknik yang pertama dikenalkan oleh Ed Catmull dan Clark dari Pixar pada tahun 1978. Awalnya teknik ini hanya digunakan untuk merepresentasikan bidang yang halus, namun belakangan dimanfaatkan bersamaan dengan teknik yang bernama sculpting (pahat), sehingga memungkinkan seseorang memahat objek 3D dalam bentuk digital.

TUGAS PRAKTIKUM

Tirukan petunjuk praktikum yang diberikan


HASIL PRAKTIKUM









KESIMPULAN

Pada praktikum kali ini alhamdulillah berjalan dengan lancar tanpa kesulitan

REFERENSI