Friday, August 19, 2016

Kerja Praktik Hari Ke-21, Senin | 15 Agustus 2016



Dua Jamaah Haji Yang Ditahan di Asrama Haji Sukolilo 


Pemberangkatan calon jamaah haji dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya

SURABAYA- Pemberangkatan calon jamaah haji yang lancar memang menjadi harapan di setiap tahunnya. Namun hal itu kurang tepat terealisasikan di tahun ini. Beberapa kasus diantaranya ialah soal pengurusan visa calon jamaah haji. Terdapat dua orang calon jamaah visanya belum juga keluar dari Kedutaan Saudi Arabia di Jakarta. Sedangkan menurut peraturan, jamaah yang masih belum keluar visanya tidak boleh dipanggil dan berada di Asrama Haji. Namun dua orang jamaah tersebut ternyata sudah berada di Asrama Haji. Sehingga dua jamaah tersebut masih belum dapat diberangkatkan. “Padahal saya sudah menghimbau agar jamaah yang memang benar-benar belum keluar visanya harus tetap berada di daerahnya masing-masing sampai visanya keluar”, kata Kata Kabid Urusan Haji dan Umroh Kanwil Depag Provinsi Jawa Timur HM. Sakur, Senin (15/8). Hal itu masih menjadi permasalahan yang masih berproses lebih lanjut.
Untuk total pengurusan visa yang belum beres sebesar 2000 dari 28000 lebih. “Sampai saat ini proses pengurusan visa yang belum diterima secara secara fisik sebanyak 2000 dari 28000 lebih. Prosesnya masih di Kedutaan Saudi Arabia Jakarta. Namun baik jamaah maupun pihak keluarga tidak perlu resah karena 2000 visa itu hanya hitungan hari”, terang HM. Sakur yang juga sekertaris PPIH di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
“Kami tidak berani pasang target sekian hari sudah selesai karena memang dibuat dan diurus oleh negara lain yaitu Saudi Arabia”, jelas Sakur.
Untuk pemeriksaan barang bawaan calon jamaah haji tahun ini lebih baik daripada tahun lalu. “Saya acungi jempol untuk calon jamaah tahun ini, khususnya calon jamaah dari madura. Tahun lalu pemeriksaan barang bawaan sempat tertunda di bandara sebab beberapa dari mereka membawa jamu, rokok, rumput laut yang berlebihan. Bahkan ada seorang dari calon jamaah yang membawa jimat” tambah Sakur lagi.
Pemerintah Saudi Arabia sangat menjaga dan hati-hati dalam menghadapi orang-orang dari luar khususnya calon jamaah haji, oleh sebab itu mereka sangatlah ketat dalam pengawasan. (Atn)



Kerja Praktik Hari Ke-20, Sabtu | 13 Agustus 2016



Photo Contest Berbalut Keaslian Budaya Indonesia


Kelima model dari beberapa daerah di indonesia

SURABAYA- Keindahan dan keanekaragaman budaya indonesia memang tiada batasnya. Salah satunya ialah pakaian adat dari berbagai suku adat di nusantara ini. Dalam memperingati hari ulang tahun kemerdekaan indonesia yang ke 71, Grand City mengadakan sebuah Photo Contest dengan mengambil tema “Indonesia Traditional Wedding” Sabtu  (13/8) dimana Photo Contest ini merupakan sebuah event yang selain memberikan wadah bagi pecinta fotografi juga untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang betapa indahnya kebudayaan  asli indonesia khususnya pakaian adat dari berbagai suku adatnya.
Dalam Photo Contest tersebut, ditampilkan lima daerah dengan pakaian adatnya masing-masing. Diantaranya ialah Jawa, Sumatera, Padang, Betawi dan Bali. “Alasan kenapa kami mengambil dan menampilkan kelima pakaian adat dari kelima daerah tersebut ialah karena daerah-daerah tersebut dapat mewakili kemegahan atas nama fotografi”,  jelas Kukuk F. Soeharno selaku Marketing Communication Grand City. Kukuk juga menambahkan bahwa ini sudah menjadi kali ketiga Grand City mengadakan acara seperti ini. Di tahun pertama, acara ini mengambil tema “Kebaya modifikasi dengan alat-alat perang” tahun kedua dengan tema “Kebaya dengan mobil antik dan motor gedhe”.  “Acara ini setiap tahunnya memang diadakan  saat akan menyambut hari kemerdekaan indonesia”, imbuhnya.
Para model pengantin juga dirias sedemikian rupa hingga dapat mewakili setiap daerah dengan ciri khasnya masing-masing. “Kami sengaja merias pengantin tradisional bukan modivikasi, dan kami juga  menampilkan inner beauty dari tiap pasangan. Dimana hal tersebut meliputi busana, perhiasan dan tata rias” papar Suprihatin Wartono selaku tata rias dalam acara ini. “Pemilihan wajah dari model juga harus pas, dalam artian cocok untuk daerah yang akan diwakilinya”, imbuh lien Suharno. Wanita Paruh baya yang sudah 30 tahun menggeluti bidang tata rias ini mengaku bangga dengan keaslian budaya indonesia.
Dalam Photo Contest tahun ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta. Mereka berasal dari Surabaya dan beberapa dari kota sekitarnya seperti Malang, Jember, Banyuwangi dan Bondowoso. Contest yang diikuti oleh sebagian besar fotografer ini menyediakan total hadiah sebesar 25 juta, lima juta untuk masing-masing obyek. Peserta boleh mengambil satu atau dua dari lima objek. Yang terpenting hasil yang dikumpulkan nanti ada lima jenis foto. Dewan juri menilai dari segi proporsi, kesesuaian dengan tema dan keaslian foto. Satu obyek akan dinilai siapa yang paling bagus hasil jepretannya, jika mampu dapat membawa pulang hadiah lima juta. Menurut salah satu peserta yang mengikuti contest ini bahwa kesulitannya ialah banyak hasil foto yang bocor karena tempatnya yang saling berdekatan antara obyek satu dengan lainnya. “Meski hasil banyak yang bocor, tapi saya tetap berharap minimal dapat memenangkan satu kategori obyek yang paling bagus”,  jelas pemuda yang berasal dari Surabaya ini. (Atn)










Kerja Praktik Hari Ke-19, Jumat | 12 Agustus 2016



Pencurian Motor Bermodus Pecahkan Kaca Pintu Rumah Korban

Tersangka bersama dengan Kapolsek Kompol Murjianto (kiri) dan Kanit Reskrim Iptu Puguh (kanan)

SURABAYA- Seperti yang terjadi di rumah M. Choinur Roziq, warga Jalan Tenggilis Mulya no 105 Surabaya. Ketika sedang terlelap tidur, sebuah Sepeda Motor Honda Revo berusaha dibawa kabur oleh Septa Tri Andrianto, 23, warga Tenggilis lama IV A no 19 Kec Tenggilis Mejoyo Surabaya. Pelaku ditangkap saat berusaha melarikan diri dari tangan masyarakat. Polisi menyita barang bukti hasil pencurian berupa satu unit sepeda motor Honda Revo W5008 VH dan pecahan kaca.
Kejadian  itu bermula saat semua penghuni rumah sedang terlelap tidur, Jumat (12/8). Sekitar pukul 03.30 dini hari, si pelaku dengan modus memecahkan kaca pintu rumah korban kemudian mengambil motor yang diparkir di dalam rumah. Namun ternyata korban terbangun dan berteriak maling sehingga si pelaku kaget dan berusaha kabur. Teriakan korban membangunkan warga di sekitar rumah dan beberapa warga sempat melapor pada Polisi Tenggilis. Akhirnya pelaku tertangkap setelah dikejar oleh Patroli 821 Tenggilis dan masyarakat sekitar.

Tersangka yang berdalih mengaku baru pertama kali melakukan pencurian ini kapok dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. “Menurut keterangan pelaku, dia baru pertama kali melakukan tindakan pencurian seperti ini”, ungkap Kapolsek Kompol Murjianto. “Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, saat ini pelaku masih diamankan dalam ruang penyidik Polres Tenggilis Mejoyo,” tambah Kompol Murjianto.

Atas perbuatan yang dilakukan tersebut, pelaku saat ini masih mendekam di Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelaku bakal dikenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman minimal lima tahun penjara. (Atn)







Thursday, August 18, 2016

Kerja Praktik Hari Ke-18, Kamis | 11 Agustus 2016



Pembukaan Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) PENS 2016


Pembukaan Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) di Lapangan Basket Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

SURABAYA-Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Politeknik Elektronika Negeri Surabaya kembali mengadakan kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru (OMB). Kegiatan yang diikuti oleh 870 mahasiswa baru Politeknik Elektronika Negeri Surabaya ini dibuka pada pukul 07.00 WIB kamis (11/8/2016). Dimana sebelumnya ialah kegiatan Informasi dan Pengenalan Mahasiswa Baru (IPMB) yaitu pencerdasan kepada mahasiswa baru seperti apa lingkungan yang ada di PENS, IPMB berlangsung selama tiga hari terhitung dari senin (8/8/2016) hingga rabu (10/8/2016).
Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) ini murni untuk menyambut mahasiswa baru tahun ajaran 2016/2017. Kegiatan ini mengumpulkan seluruh mahasiswa PENS mulai dari angkatan atas atau yang akan lulus hingga angkatan muda untuk menyambut angkatan yang paling muda. Hal itu dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa mahasiswa PENS adalah kakak yang baik yang akan mendidik para adik-adik (mahasiswa baru), sekaligus mengenalkan kepada mereka seperti apa kampus PENS, dimana notaben nya kampus PENS adalah kampus perjuangan, kampus tradisi juara.
Kegiatan OMB dibuka secara resmi oleh Dewan Presidium yaitu jajaran eksekutif yang terdiri dari Presbem dan Kahima dari masing-masing jurusan yang ada di PENS. Presbem PENS, Septa Prasetya, 3 D4 Mekatronika dalam sambutannya berharap agar mahasiswa baru dapat mengikuti rangkaian acara dengan baik serta dapat menunjukkan perilakunya sebagai seorang mahasiswa PENS. “walaupun kita disini dari berbagai jurusan dengan warna yang berbeda, tapi kita memiliki visi misi yang sama yaitu dapat menjadi kebanggaan kampus tercinta, kampus PENS” jelas mahasiswa yang akrab dipanggil Septa ini.
“acara pembukaan hari ini benar-benar menakjubkan, benar-benar tertanam apa itu mahasiswa PENS ke hati mahasiswa baru, saya berharap acara ini akan terus berlanjut dan dapat diperbarui lebih keren lagi karena kegiatan ini merupakan salah satu wadah kegiatan untuk menyambut mahasiswa baru dan mengenalkan mereka tentang kampus PENS” ungkap Bayu Dwi Hartomo selaku Kahima Multimedia Broadcasting.
“harapan lainnya ialah semoga mahasiswa baru tahun ajaran 2016/2017 dapat melanjutkan perjuangan kami, mahasiswa angkatan atas untuk PENS yang lebih baik” imbuh Bayu.
Kegiatan pembukaan OMB hari itu ditutup dengan seluruh mahasiswa baru yang membentuk logo PENS serta menyanyikan lagu totalitas perjuangan. (atn)


Wednesday, August 10, 2016

Kerja Praktik Hari Ke-17, Rabu | 10 Agustus 2016



Opening Pameran Koperasi dan UMKM Expo 2016 dalam Rangka Memperingati Hari Koperasi Nasional Ke 69




















Pak dhe Karwo ketika mengunjungi salah satu stand pameran koperasi dan UMKM expo 2016

SURABAYA-Dalam rangka memperingati hari koperasi nasional yang ke 69, PT Amara Satu Raya (A1R-Events) yang didukung oleh pemerintah provinsi jawa timur melalui Dinas Koperasi dan UMKM menyelenggarakan pameran koperasi dan UMKM expo 2016 di Dyandra Convention Center (DCC) Surabaya rabu (10/8/2016).  Tema yang diusung dalam pameran koperasi dan UMKM expo 2016 yaitu “Sinergitas membangun Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi dan UMKM” yang diharapkan dapat menjadi wadah terbentuknya sinergi antara pelaku koperasi dan UMKM, pemerintah, perbankan, tenaga pemasar, akademisi, media LSM dalam memenangi persaingan di era global.
Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dalam pidato singkatnya sangat mendukung adanya reformasi dalam bidang koperasi dan UMKM. “yang menjadi bahaya di negara ini bukan negara asing, melainkan ketidakadilan sebab ketidakadilan menyebabkan konflik-konflik sosial dalam masyarakat, maka jalan lurus yang perlu diambil yakni reformasi struktural, dimana meliputi bidang koperasi dan umkm, bebas pajak dan suku bunga” jelas gubernur dengan panggilan akrab Pak dhe Karwo itu. Apabila reformasi tersebut diberlakukan, maka pertumbuhan ekonomi khususnya koperasi dan UMKM akan semakin baik dan mampu bersaing bahkan memenangi dalam kancah persaingan global.
Menurut kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, I Made Sukartha “kontribusi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) terhadap perekonomian nasional sangat besar. Sektor UMKM menyumbang kurang lebih 60 persen terhadap perekonomian nasional. Sisanya atau 40 persen berasal dari korporasi besar yang menjalankan usahanya di indonesia”. “selain itu, provinsi Jawa Timur perkembangan ekonominya terus mengalami pertumbuhan hingga saat ini, sebab koperasi dan UMKM mampu mendayagunakan  11 juta lebih tenaga kerja atau sebanyak 66 persen dari masyarakat Jawa Timur” imbuh Made.
Pameran koperasi dan UMKM tersebut digelar selama 5 hari dimana akan disuguhkan tema-tema khusus yang diangkat dari isu-isu yang sedang terjadi pada industri kreatif indonesia. Seperti di hari pertama ada bisnis day, hari kedua membahas permasalahan modal dan biaya, hari ketiga masalah produk kreatif dan e-commerce dan sabtu minggu akan banyak hiburan dan lomba. Pameran yang secara simbolis dibuka langsung oleh gubernur Jawa Timur, Sukarwo diikuti oleh kurang lebih 200 produk unggulan koperasi dan UMKM di Jawa Timur. Pihak-pihak yang ikut berpartisipasi dalam pameran diantaranya Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Dekranasda dari berbagai daerah di indonesia, pemerintah provinsi jawa timur, kabupaten/kota di Jawa Timur beserta mitra-mitra binaannya, perusahaan perbankan dan jasa-jasa lainnya seperti BUMN/BUMD beserta mitra-mitra binaannya.